Mengemudi mobil besar maupun mobil kecil harus tetap dilakukan dalam kondisi sehat dan penuh kewaspadaan. Sebab, hal ini sangat berkaitan erat dengan keselamatan Anda maaupun pengguna lain di sekitar anda.

Apalagi, human error menjadi salah satu penyebab kecelakaan tertinggi tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara lain.

Di antara sekian banyaknya hal yang dapat mengganggu konsentrasiaAnda dalam mengemudi, munculnya rasa kantuk adalah yang paling banyak dialami. Ketika rasa kantuk ini muncul, maka kewaspadaan anda akan mulai hilang.

Anda juga menjadi tidak fokus untuk memperhatikan apa yang terjadi di sekitar Anda sehingga seringkali terlambat atau salah dalam merespon suatu kejadian.

Begitu berbahayanya mengemudi dalam kondisi mengantuk, Indonesia sendiri bahkan sudah memiliki aturan mengenai larangan mengemudi dalam kondisi mengantuk, yaitu Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.

Sayangnya, masih banyak orang yang mengabaikan masalah tersebut dan tetap dipaksakan mengemudi walaupun dalam kondisi tidak sehat atau mengantuk.

Selain itu,banyak juga yang coba menghilangkan rasa kantuk tersebut dengan berbagai cara yang didapatkan dari internet, seperti minum kopi, mendengarkan lagu, dan sebagainya. Namun, apa semua itu efektif?

Ternyata, cara paling ampuh dan satu-satunya untuk mengatasi ngantuk adalah tidur. Berbagai cara lain seperti yang disebutkan di atas tidak benar-benar mampu mengatasi ngantuk, apalagi jika rasa kantuk ini hadir karena otak yang sedang lelah.

Anda tidak perlu tidur dalam waktu yang lama, cukup tidur sejenak hingga rasa kantuk hilang dan Anda kembali segar. Namun, munculnya rasa kantuk ini sebenarnya masih bisa dicegah dalam beberapa saat dengan cara, seperti :

 

  • Istirahat sejenak dan mencuci kaki

Hindari begadang jika anda akan mengemudi di pagi hari. Sebab, kurangnya waktu istirahat di malam hari akan sangat berdampak pada stamina anda keesokan harinya. Mencuci kaki ternyata lebih ampuh ketimbang mencuci muka untuk mengurangi rasa kantuk,dikarenakan banyak saraf yang mengatur kinerja otot pada bagian kaki.

  • Konsumsi kopi

Loh, tadi katanya kopi tidak berpengaruh? Memang benar, karena efek stimulan kopi hanya membuat mata terbuka tetapi tidak benar-benar bisa menyegarkan otak. Namun, jika ngantuk yang dirasakan bukan karena otak yang lelah, misalkan karena jalanan macet yang membuat Anda bosan, atau karena hal lainnya, Anda bisa memanfaatkan kopi sebagai stimulan.

Hanya saja, perlu diperhatikan bahwa kopi bermanfaat sebagai stimulan dalam jangka waktu tertentu setelah diminum, jadi tidak bekerja secara instan. Selain itu, kopi yang efektif adalah kopi murni tanpa campuran gula.

Dua cara di atas bisa mencegah Anda mengantuk saat mengemudi jika dalam jarak pendek. Namun, jika Anda melakukan perjalanan yang panjang dan melelahkan, raasa kantuk tetap bisa muncul. Jika hal itu terjadi, segera menepi dan beristirahatlah sejenak untuk menghilangkan kantuk

Tips Mengatasi Ngantuk Saat Mengemudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *