Jika mobil jarang dipakai belum tentu bebas masalah. Malah sebaliknya, Mau dipakai setiap hari atau jarang, seharusnya tidak ada perbedaan dalam hal perawatan. Justru anggapan seperti lebih awet dan lain-lain itu salah.

Mobil atau kendaraan bermotor lainnya, bila tidak dibarengi dengan pengecekan serta perawatan otomatis yang diam akan lebih bermasalah, Mobil yang jarang digunakan biasanya akan mendapatkan ‘penyakit’.

Persoalan seperti itu membuat mobil akhirnya nangkring saja di garasi rumah. jangan pernah berfikir bahwa dengan mobil jarang dipakai, lalu kondisinya akan baik-baik saja ya.

Pertama, masalah pada aki atau baterai yang besar kemungkinan menjadi lemah. Kondisi itu terjadi akibat tak adanya siklus pengisian ulang yang biasa otomatis terjadi saat mesin hidup atau saat berjalan.

Kedua, kerusakan juga bisa menyerang pada kaki-kaki kendaraan, dalam hal ini ban. Akibat terlalu lama berdiam membuat tekanan udara ban bisa berkurang hingga akhirnya mengempis.

Besar kemungkinan bisa menyerang bearing roda karena beban hanya terjadi pada satu titik saja, tidak ada rotasi atau pergantian tumpuan pada permukaan ban.

Kalau emang mobil jarang dipakai, minimal rajin lah ya utnuk dipanaskan, minimal dua hari sekali. Panaskan kurang lebih 15 menit, agar alternator bisa mengisi kembali daya pada aki. Kemudian Bila ingin maksimal memanaskan, baiknya sambil berjalan agar roda ikut bergerak.

Jangan lupa juga untuk memeriksa kondisi oli mesin. Sebab jika lama tak dipakai, bisa saja oli mesin mengendap di bawah.

Jika begitu, bisa berbahaya karena tanpa adanya suplai oli yang beredar pada komponen bisa saja membuat gesekan antar komponen akan terjadi bila mobil terlalu lama didiamkan.

 

Mobil Jarang Dipakai Belum Tentu Awet Loh, Justru Bisa Bermasalah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *